Apa Tujuanmu Ngeblog? Cerita ini Datang Dari Rekan Blogger Senior


Sebelum memulai segala Sesuatu, hendaknya perhatikan dan kenali dulu apa tujuan kita melakukan hal tersebut. Jangan sampai salah arah, terlebih salah kaprah atas persepsi otak yang menggerakkan tubuh. Dalam pembahasan kali ini, kita akan sama-sama membaca cerita panjang dari rekan Blogger yang saat ini telah sukses dan menjadikan Blog sebagai mata pencaharian utama. Nah, bagaimana kisahnya hingga ia bisa menjadi seorang Blogger sukses? Simak ceritanya di bawah ini!

Kali ini, saya akan membahas mengenai sebuah hobi yang sering dijadikan profesi, yaitu Blog. Pertama, saya ingin menyampaikan bahwa saya adalah Blogger yang mulai berkarya sejak platform blogspot belum tersedia. Ya, saat itu setiap karya yang saya tulis hanya masuk ke dalam buku catatan kecil yang selalu saya bawa kemana-mana. Mulai dari puisi, syair, pantun, hingga roman pendek yang tulisannya pun masih tak karuan plot serta ceritanya. 
Hingga akhirnya saya mendapatkan informasi dari teman, bahwa di internet bisa mempublikasikan karya dan dibaca oleh orang banyak. Nah, mendenger hal tersebut, tentunya nafsu saya menggebu. Dalam hati bergumam, siapa yang tidak bangga kalau karyanya dibaca oleh semua orang, pastinya asyik dan membanggakan. Berangkat dari hal tersebut, saya mulai menjadi Blogger sampai saat ini. Saya pun masih berstatus pelajar kala itu, belum mengerti dunia pekerjaan. Yang ada difikiran hanya ingin terkenal karena karya yang saya tulis.
Lambat laun waktu berjalan, akhirnya saya mengetahui bahwa menjadi Blogger ternyata bisa mendapatkan penghasilan. Dan parahnya, bahkan ada beberapa orang yang penghasilannya sangat gila, melebihi karyawan kantor yang umum dengan UMK. Nah, saya tidak munafik, saya pun ingin menjadi salah satu dari mereka (Blogger sukses) hingga akhirnya saya memonetisasi Blog saya. Alhasil benar adanya, perjuangan yang panjang mendapatkan hasil. Upah yang saya dapat dari iklan memang buat saya tergiur dan ketagihan.
Namun, setiap perjalanan manusia pasti selalu ada rintangan. Sebab, sejatinya hidup adalah belajar dari rintangan-rintangan tersebut untuk bisa menjadi lebih baik. Pada waktu itu, ada oknum yang tidak bertanggungjawab menghapus Blog saya. Karena dulu itu, setiap saya nulis selalu menggunakan komputer umum yang disediakan oleh kampus. Mengetahui hal tersebut, tentunya membuat saya sedikit kaget dan lemas, sebab seluruh karya saya yang berada dalam Blog tersebut tidak bisa  diselamatkan. Terlebih lagi, penghasilan saya yang dapat dikatakan tidak sedikit ikut ludes tak jelas keberadaannya.
Tapi, alam tidak pernah kompromi dengan orang yang jahat. Sebaliknya, alam akan bergandengan dengan orang yang jujur. Tanpa menunggu lama, selang beberapa hari saya mulai lagi dari NOL. Ya, dari NOL. Saya kembali menulis puisi, syair, pantun, roman, dan sebagainya. Cilakanya, saya menulis karena “INGIN MENDAPAT UANG”. Berbeda dengan tujuan awal saya ngeblog yang hanya untuk berkarya, kali ini saya malah bertujuan untuk mendapatkan iklan kembali. Berbeda tujuan, berbeda pula cara dan proses pengerjaannya.
Yang ada dalam pikiran saya, bagaimana caranya bisa mendapatkan uang dari Blog. Saya pun menulis tanpa memikirkan kualitas tulisan. Yang penting isinya banyak, saya anggap sudah baik, sudah setara dengan blog saya yang dulu. Namun, proses tidak akan pernah menghianati hasil. Bukannya mendapat iklan, malah Blog saya sepi pengunjung, tidak seperti Blog yang dulu. Jangakan hasil berupa uang, pengunjung saja sepi seperti kuburan. Dari situ saya mulai sedikit pesimis. Kenapa tidak semudah dan selancar dulu?
Hingga akhirnya saya meninggalkan Blog dan bekerja nyata menjadi guru honorer di salah satu Sekolah Dasar daerah saya. Yah, walaupun hasilnya tidak seberapa dan dapat dikatakan jauh dari hasil ngeblog, saya merasakan kepuasan. Karena saya juga bisa berkarya di sini, menjadi inspirasi bagi generasi penerus Bangsa. Waktu terus bergulir, begitu banyak pengalaman yang saya dapatkan menjadi tenaga pendidik. Seringkali saya melewatkan inspirasi yang datang karena tidak ada ruang menyimpan. Sedang, buku sudah using dan terlalu banyak tumpukan sehingga saya lupa menaruhnya di mana.
Dari situlah saya mulai lagi ngeblog dengan tujuan membagi pengalaman saya sebagai tenaga pendidik. Setiap ada pengalaman baru, seketika itu saya tulis dan mempublishnya di Blogspot gratisan. Tapi apa kalian tahu, tidak butuh waktu yang lama, ada beberapa pihak yang bergerak di dunia pendidikan, bilang saja produk ATK (Alat Tulis Kantor) yang ingin memasang iklan di Blog saya! Wow, saat itu juga saya jadi teringat dengan Blog pertama saya yang sudah hilang. Saya mulai memasang iklan kembali dan beberapa iklan kian datang meramaikan Blog saya.
Dari semua kejadian tersebut, saya mengerti akan esensi pekerjaan. Blogger bisa dikatakan sebagai pekerjaan yang tidak instan. Jadi, berkaryalah terlebih dahulu sebelum memikirkan hasil dari karya tersebut. Mungkin itu cerita singkat yang bisa saya bagikan dan Terima Kasih kepada Maulana Affandi selaku rekan se-komunitas Blogger karena telah memberi ruang untuk berbagi kepada teman-teman Blogger lainnya. Semoga bermanfaat".
Jadi, berkaryalah tanpa memikirkan hasil dari karya kita. Goodluck!


Labels: