Ingin Masuk Organisasi? Perhatikan Dulu Hal Berikut ini Agar Kamu tidak Menyesal


Jiwa muda adalah jiwa yang berapi-api, begitulah sebagian orang menyebutnya. Saat memasuki fase ini, ego dari setiap insan akan mencapai pada puncaknya. Hal tersebut menjadikan para remaja menjadi super aktif dalam berbagai kegiatan karena dorongan hasrat untuk mencari jati diri.

Berbagai cara dilakukan agar dirinya mendapat sesuatu yang mampu membuatnya dikenal dan dipuji banyak orang. Termasuk bergabung ke dalam sebuah organisasi. Berdalih ingin mendapat ilmu, sebenarnya hal tersebut hanyalah kedok. Percayalah, usia remaja adalah sebuah masa di mana super ego bekerja lebih besar daripada nurani. Itu kenyataan, sehingga apapun yang dianggapnya asik, maka akan diikuti.

Jika kamu memiliki hasrat untuk bergabung dalam sebuah organisasi, alangkah baiknya kamu kenali dulu apa tujuan atau motivasi yang mendorongmu untuk berkecimpung dalam organisasi tersebut. Jika hanya untuk gaya-gayaan belaka, lebih baik tidak! Sebab kamu tidak akan pernah tahu apa yang terjadi pada pola pikirmu ke depan setelah bergumul dengan teman seorganisasi yang tidak memiliki visi serta misi yang sama sepertimu.

Organisasi itu memiliki banyak manfaat, diantaranya mampu membentuk mental dan karaktermu kelak. Kamu juga akan terlatih bekerja team sehingga menghilangkan ego yang bersarang di dalam dirimu. Hanya saja, pada usia remaja yang sangat labil, justru kamu akan tersesat dalam propaganda organisasi tersebut jika tidak sesuai dengan karakter dan mental alam bawah sadarmu.

Contohnya, jika kamu memiliki bakat dan minat yang tinggi dalam bidang kesenian. Maka, amat sangat baik jika kamu masuk ke dalam organisasi yang bergerak dalam dunia seni. Karena itu akan meningkatkan kemampuanmu di masa yang akan datang. Cukup seni dan jangan melebar! Sebab, kamu tidak pernah tahu passionmu jika terlalu membagi hati dengan banyak hal. Fokus terhadap satu point dan lahap sampai tak tersisa.

Ingat, apa yang kamu lihat, rasakan, dengar saat ini adalah proyeksi dirimu beberapa tahun ke depan. Kalau kamu sudah tidak focus dengan satu hal, akan ke mana arah tujuanmu di hari yang akan datang? Usia muda adalah kado teristimewa yang diberikan Tuhan oleh setiap manusia. Maka dari itu, hendaklah gunakan masa muda dengan penuh pertimbangan yang matang tanpa arogansi pola pikir yang bisa menimbulkan penyesalan.

Penulis : Maulana Affandi

Labels: