Seblang, Kesenian Tari Berbalut Mistik


Berbagai banyak cara untuk mengungkapkan rasa syukur dan menghindari marabahaya yang dilakukan oleh setiap adat atau desa di Indonesia. Seperti halnya ritual yang digelar tiap tahun oleh dua desa di Kecamatan Glagah, Banyuwangi, tepatnya di Desa Olehsari dan Desa Bakungan.

Kedua Desa tersebut rutin menggelar ritual Seblang, yaitu sebuah tarian dimana si penari dalam keadaan trance atau kerasukan mahluk halus. Penari dipilih oleh seorang dukun dan biasanya penari adalah keturunan dari penari seblang sebelumnya.  Terdapat beberapa perbedaan pada ritual Seblang di Desa Olehsari dan Desa Bakungan. Seperti perbedaan pada waktu pelaksanaan, umur penari, omprok atau mahkota, dan prosesi pelaksanaannya.

Pelaksanaan Tari Seblang di Desa Olehsari

Tari Seblang di Desa Olehsari dilaksanakan selama seminggu setelah hari raya Idul Fitri. Dan penari Seblang harus masih gadis yang belum akil baliq. Sang penari memakai omprok atau mahkota yang terbuat dari pelepah pisang yg disuwir-suwir hinga menutupi wajah penari, dan pada bagian atasnya diberi bunga dan ditambah kaca kecil di bagian tengah.

Begitu ritual dimulai, penari Seblang membawa tempeh (nampan yang terbuat dari anyaman bambu) dan ditutup matanya oleh seorang ibu-ibu di belakangnya. Kemudian sang pawang membacakan mantra-mantra sambil mengasapi dengan dupa. Jika nampan yang dibawa penari telah jatuh, menandakan bahwa penari sudah mulai kerasukan.

Dalam keadaan tidak sadarkan diri, penari Seblang menari dengan gerakan monoton dan diiringi oleh alat musik tradisional dan gending-gending berbahasa osing. 


Sumber/Credit : Klik Di sini

Labels: