Konsep Berpikir Sastra Menjawab Tantangan Zaman


Tidak bisa dipungkiri bahwasanya dunia digital sudah mengepung manusia dari berbagai aspek kehidupan. Tidak luput pula, aspek perekonomian pun menjadi bulan-bulanannya. Seperti yang diketahui saat ini, hampir seluruh perusahaan atau industrial sudah mulai menyusup ke dunia maya untuk mengembangkan usahanya.

Pada dasarnya, tujuan awal dari sebuah perdagangan adalah mencari pembeli demi mendapatkan keuntungan. Sederhananya, semakin banyak yang membeli, semakin besar pula laba yang didapatkan. Pemasaran produk dari sebuah perusahaan akan terbatas oleh wilayah. Namun, dengan menggunakan internet, tidak ada batasan dalam menjaring pasar yang lebih luas. Itulah salah satu alasan mengapa semakin banyak perusahaan yang mulai menyusup ke dunia maya.

Saat membulatkan keputusan untuk berhijrah ke dunia maya, faktanya banyak perusahaan atau industrial yang kewalahan. Mereka tidak menyadari jika masih banyak hal yang perlu dipikirkan guna mewujudkan ekspektasi manisnya. Salah satunya adalah bagaimana cara menjaring pasar yang lebih luas dan menjual produk atau jasa melalui Digital Marketing. Sebab, ujung tombak dari sebuah perusahaan adalah marketing.

Ya, telinga kita mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah Digital Marketing. Sebenarnya, profesi tersebut adalah prajurit terdepan dari sebuah perusahaan berbasis online. Sebagaimana yang kita ketahui, marketing tradisional hanya dapat mencakup daerah tertentu untuk mempromosikan dan menjual dagangannya. Sedangkan dengan menggunakan jasa Digital Marketing, pasar yang semakin luas pun dapat dijaring.

Dalam bisnis online, Digital Marketing juga dapat disebut sebagai Copy Writer. Tugas utamanya adalah menjaring pasar dengan menggunakan kalimat-kalimat yang persuatif. Naskah yang ditulis harus mampu mempengaruhi setiap pembaca untuk (minimal) dapat tertarik kepada produk atau jasa yang sedang dijual. Lantas, apakah setiap orang bisa menjadi Copy Writer? Jawaban paling bijak adalah tidak!

Mungkin semua orang dapat menulis, tapi tidak semua orang dapat menulis berbagai hal dan berbagai tema dengan tujuan tertentu. Sebab, menulis dibagi menjadi beberapa kategori, diantaranya ; berita, komedi, kolosal, promosi, dan masih banyak lagi sehingga menulis merupakan kegiatan yang mengasyikkan serta hal yang memusingkan. Pada kondisi seperti inilah, Sastra hadir menjawab tantangan tersebut.

Dalam dunia literasi, sistematika penulisan adalah makanan baku bagi seseorang yang mengaku ahli Sastra. Jadi, sesuai dengan istilah Copy Writer yaitu penyihir kata, Sastra dapat menyihir kata demi kata menjadi kalimat yang sangat indah dan menggiurkan bagi setiap pembacanya. Inilah kekuatan Sastra dalam kemajuan teknologi yang semakin pesat saat ini.

Sastra sering dikatakan sebagai bidang pembelajaran yang memanusiakan manusia. Jadi, Sastra dapat jeli untuk membidik pasar yang akan dituju dengan membaca kondisi manusia yang terbagi usia, wilayah, dan konsep perekonomian. Sehingga tidak jarang, ilmu yang dimiliki oleh ahli Sastra tersebut sangat dilirik oleh berbagai perusahaan, khususnya yang bergerak pada bisnis online.

Penulis : Maulana Affandi

Labels: